KISAR UTARA — Pemerintah Kecamatan Kisar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini digelar secara daring mandiri melalui platform Zoom. Seluruh proses teknis pelaksanaan dipusatkan dan dikendalikan langsung dari Kantor Camat Kisar Utara.
Musrenbang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyusun rencana kerja pembangunan yang partisipatif. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan prinsip transparansi dalam setiap tahapan perencanaan. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaannya.
Meskipun dilakukan secara virtual, kegiatan Musrenbang berlangsung dengan tertib dan lancar. Hal ini menunjukkan kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi di tingkat kecamatan. Pelaksanaan daring tidak mengurangi kualitas interaksi antar peserta.
Peserta Musrenbang terdiri dari berbagai unsur penting dalam pembangunan daerah. Di antaranya adalah perwakilan Bappeda Maluku Barat Daya, Forkopimcam, Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua BPD bersama anggota serta tokoh agama. Selain itu, pemangku kepentingan lainnya juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Seluruh peserta mengikuti kegiatan dari lokasi masing-masing yang telah ditentukan. Para Kepala Desa dan masyarakat berkumpul di balai desa di wilayahnya. Dengan demikian, koordinasi tetap terjaga meskipun tidak dilakukan secara tatap muka langsung.
Camat Kisar Utara, Fernando R. Rupilu, SH., LL.M membacakan sambutan Bupati Maluku Barat Daya. dalam sambutan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, disampaikan pula arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Proses pelaksanaan Musrenbang ini sepenuhnya didukung oleh tim dari Kantor Camat Kisar Utara. Mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan, semua dikelola secara profesional. Hal ini menjadi bukti kesiapan kecamatan dalam menghadapi sistem kerja modern.
Pengaturan teknis kegiatan, termasuk pengelolaan Zoom, dilakukan secara terpusat. Seluruh kendali admin dan host berada di tangan Sekretaris Kecamatan, Joserisal Laurika, S.Kom. Peran ini sangat penting dalam memastikan kelancaran jalannya kegiatan.
Dalam forum Musrenbang tersebut menghasilkan enam usulan prioritas pembangunan disampaikan oleh perwakilan dari masing - masing Desa, yang dalam perencanaannya dibiayai oleh APBD Kabupatan dan APBD Propinsi. Usulan tersebut mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Setiap aspirasi dicatat sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan tahun anggaran 2027.
Seluruh usulan yang masuk telah diterima dan menjadi bahan usulan prioritas dalam hasil Musrenbang Kecamatan. Hasil tersebut nantinya akan dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten.
Pelaksanaan Musrenbang secara daring dinilai efisien dari segi waktu dan biaya. Metode ini juga tetap menjaga esensi partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Pemerintah Kecamatan Kisar Utara berharap model ini dapat terus dikembangkan di masa mendatang.
Dengan terselenggaranya Musrenbang ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat. Karena dengan kolaborasi ini sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Pada akhirnya, tujuan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Kisar Utara dapat tercapai secara optimal. (Tounlapa)

